Sunday, October 29, 2006

Monday, October 23, 2006

EidMubarak

Tomorrow is HariRaya..

EidMubarak to everyone.

td, as i was doing some reading to prepare for my clinical skill tutorial later this morning, saye tergelak besar. hehe.. why..?

~ testing cranial nerve VII: "show me your teeth... {before asking this question, make sure the patient's teeth are not in a container beside the bed}"

i know2.... some may not find this funny. but who cares anyway. =)

Sunday, October 15, 2006

sOmething to poNder uPon....

SEKUMPULAN bekas pelajar sebuah universiti
berkumpul menziarahi bekas pensyarah mereka.
Pensyarah itu amat gembira menerima
kedatangan bekas pelajar yang berjaya dalam
jurusan dan kehidupan masing-masing.

Mereka bertanya khabar dengan penuh mesra dan
terus terang. Perbincangan berlanjutan sehingga
menyangkut kepada permasalahan berbentuk
peribadi. Ada yang mengeluh, mengadu dan
meluahkan perasaan yang tertekan dengan
pelbagai permasalahan, tekanan hidup
berkeluarga, dengan rakan di tempat kerja serta
masyarakat sekeliling.

Pensyarah itu hanya tersenyum dan terus menuju

ke dapur untuk mengambil cawan pelbagai bentuk
dan warna. Ada yang dibuat daripada tembikar,
kaca dan plastik. Ada yang cantik, penuh hiasan,
kelihatan mahal dan ada yang biasa saja dan murah.

Pensyarah itu menjemput semua bekas anak

murid itu minum menggunakan cawan pilihan mereka.

Apabila semua bekas pelajar itu mengambil cawan

yang terisi air, dia pun berkata: "Jika kamu perhatikan,
semua cawan yang cantik dan mahal itu diambil, yang
tinggal hanya cawan yang biasa-biase dan murah!

"Begitulah lumrahnya kita hanya akan memilih
yang
terbaik (menurut pandangan luaran),sebenarnya
itulah punca masalah dan tekanan hidup yang kita
semua hadapi!"

Apa yang kita perlukan sebenarnya adalah air,

bukan cawan itu, tetapi kita secara tidak sedar
memilih cawan yang cantik saja!

Demikianlah kehidupan ini - ibarat air. Kerjaya,

wang ringgit dan kedudukan dalam masyarakat
semuanya umpama cawan yang beraneka warna
itu. Semua itu adalah alat atau pemudah cara
untuk meneruskan hidup tetapi kualiti hidup tidak
berubah.

Jika kita hanya menumpukan perhatian kepada

cawan, kita tidak ada masa untuk menghargai,
merasakan dan menikmati air itu!

Apa yang pensyarah itu katakan bertepatan

dengan apa yang al- Quran bentangkan mengenai
jiwa manusia yang selalu berkeluh kesah dan tidak
pernah rasa cukup.

Pelbagai permasalahan kita berpunca daripada
empat perkara:

~ Kita hanya memandang dan menginginkan apa

yang ada pada tangan orang lain. Kita tidak

nampak atau lupakan nikmat di dalam genggaman

kita. Walhal, Allah telah berikan kepada kita. Oleh

itu kita tidak rasakan `keseronokan' atau terasa

nikmat dengan pemberian itu.


~Kita terlalu banyak `komplen' dan komen

(mengadu) dan mengeluh serta menyalahkan

keadaan sehingga kepada permasalahan sekecil-

kecilnya dalam kehidupan dunia ini. Tetapi, kita

sering lupa kesusahan dan penderitaan sebenar

yang bakal kita hadapi di akhirat kelak.


~Kita terlalu mengejar kemewahan, kemegahan dan

glamor kehidupan sehingga melupakan tujuan

hidup kita sebenarnya. Inilah sebenar ujian hidup

yang kadang kala kita rasakan amat memeritkan

untuk dihindari, pada hal kita tahu ganjarannya

adalah syurga daripada Allah.


~Kita selalu menganggap kehidupan di dunia ini

untuk hidup selama-lamanya. Oleh itu, kita

menghabiskan seluruh sumber dalam diri semata-

mata untuk membina pengaruh, mengumpul harta

dan kemasyhuran diri seolah-olah `kematian' itu

untuk orang lain, bukan untuk kita. Kita lupa

semua kejadian akan mati dan walhal akhirat

adalah kehidupan abadi.


Oleh itu, dari sekarang kita hentikan perangai suka

komplen, komen dan berkeluh kesah. Kita

hargailah kehidupan ini. Kita jalani kehidupan

sebagai khalifah Allah, melakukan yang makruf,

melarang perkara yang mungkar.


Kita syukuri nikmat yang ada dan panjangkan

nikmat ini kepada orang lain dengan memberikan

khidmat menolong dan memudahkan kehidupan

orang lain.


Pernah suatu ketika Saidina Ali ditanya oleh

seorang lelaki: "Jika diberikan pilihan, mana

satukah yang kamu pilih?, kehidupan di dunia atau

mati?


Jawapan baginda memeranjatkan lelaki itu: "Saya

akan pilih kehidupan di dunia, melalui perjuangan

dalam kehidupan ini, saya mendapat bekalan

untuk mencapai keredaan Allah di akhirat kelak..

wallahualam...

Saturday, October 14, 2006

medicine is for gamblers...

"medicine is for gamblers.. gamblers who are happy to use subtle clues to change their outlook form pessimism to optimism and vice versa.

sometimes the gambling is scientific, rational and methodological.

sometimes it is not; as the gambling is based on prior knowledge of one's patient.

or the faint apprehension of terror in this new patient's eyes, which shows you that there's something wrong, and that you dont yet know what it is... "

~ cited from one of my textbooks: oxford handbook of clinical medicine, 6th edition.

Thursday, October 12, 2006

Oh simple thing.. where have u gone.....?

Somewhere Only We Know
~ by Keane ~

I walked across an empty land
I knew the pathway like the back of my hand
I felt the earth beneath my feet
Sat by the river and it made me complete

Oh simple thing where have you gone
I'm getting old and I need something to rely on
So tell me when you're gonna let me in
I'm getting tired and I need somewhere to begin

I came across a fallen tree
I felt the branches of it looking at me
Is this the place we used to love?
Is this the place that I've been dreaming of?

Oh simple thing where have you gone
I'm getting old and I need something to rely on
So tell me when you're gonna let me in
I'm getting tired and I need somewhere to begin

And if you have a minute why don't we go
Talk about it somewhere only we know?
This could be the end of everything
So why don't we go
Somewhere only we know?

[break]

Oh simple thing where have you gone
I'm getting old and I need something to rely on
So tell me when you're gonna let me in
I'm getting tired and I need somewhere to begin

So if you have a minute why don't we go
Talk about it somewhere only we know?
This could be the end of everything
So why don't we go
So why don't we go

This could be the end of everything
So why don't we go
Somewhere only we know?